Kamis, 09 Desember 2010

Beri Motivasi

BALI-Setelah menang 3-1 pada laga uji coba pertama menghadapi Putra Perkanthi, Senin (6/12) lalu, giliran Arema akan menghadapi Pespa (Persatuan Sepakbola Padang Sambiang), Denpasar, di Stadion Gelora Samudra, Badung, Bali, sore ini.
Ini adalah uji coba kedua atau uji coba terakhir Arema dalam rangkaian pemusatan latihan di Bali. Bagi pelatih Arema, Miroslav Janu, target uji coba kedua ini juga tak jauh beda seperti uji coba sebelumnya, yaitu untuk memantau performa seluruh pemainnya.
“Sama seperti kemarin, saya mau coba semua pemain, lihat kondisi pemain besok, ada pemain sakit atau pemain cedera,” ungkap Miro yang tim asuhannya masih saja terganggu konsentrasinya dengan urusan gaji yang belum cair.
Seperti saat usai latihan fisik di Pantai Kuta, kemarin pagi, pemain kembali menanyakan seputar gaji ini. Maklum, kondisi latihan yang berat, selalu saja mengingat pemain atas hak mereka yang belum dibayar hingga tiga bulan ini.
Sehingga laga uji coba lawan tim lokal asal Denpasar ini pun untuk menguji konsentrasi pemain yang tak pernah lepas memikirkan gaji mereka. Itu juga bagi pemain yang masih mau tampil, karena sebagian tampaknya kurang semangat uji coba.
“Jadi saya harus terus beri motivasi pemain, tapi saya tidak tahu sampai kapan, hampir setiap latihan mereka selalu tanya soal gaji. Khususnya saat latihan berat, mereka selalu sindir soal gaji,” sebut Miro ingin timnya tetap konsentrasi di uji coba.
“Saya tahu, wajah mereka bergurau, tapi mereka serius tanya gaji, tapi mau bagaimana. Saya selalu beri motivasi pemain, sekarang mau bicara apa, kamu lihat, mereka tanya gaji, dan pengurus janji tanggal 10 Desember, lihat nanti,” sambungnya.
Miro mengakui, selama TC di Bali ini, pemainnya sudah berlatih dengan bagus, meski dari hasil evaluasi laga ujicoba pertama kemarin, masih ada pemainnya yang kurang konsentrasi. Harapannya, kerjas keras pemainnya ini segara bisa dibayar.
“Kita selalalu kerja keras, tapi tiga bulan tanpa gaji. Pemain latihan bagus, dan mereka tetap serius, tapi tidak ada gaji. Mau bagaimana lagi, saya harus terus beri mereka motivasi, termasuk untuk uji coba besok,” katanya.
Sementara itu, kapten tim Arema meminta rekan-rekannya untuk tetap fokus dan konsentrasi. Setidaknya agar tidak sampai kebobolan seperti saat Arema menang 3-1 dari Putra Perkannhti, itu lantaran lini belakang Arema kurang konsentrasi.
“Ya, kita harus fokus dan konsentrasi, di babak pertama maupun di babak kedua, kita harus tetap main bagus. Soal gaji, saya tidak mau bicara itu, saya sudah bosan bahas gaji,” sebut Njanka yang selama ini ikut meredam emosi rekan-rekannya.
Menurut informasi, dibanding Putra Perkanthi, kekuatan tim Pespa lebih bagus, sehingga Singo Edan dituntut lebih waspada jika tak ingin dipermalukan tim lokal asal Denpasar ini. Setidaknya sebagai tim Liga Super, tentu malu jika harus menuai kekalahan.
Beruntung Arema dipastikan tak akan berjuang sendiri, pasalnya ada ratusan Arema Dewata yang siap memberi dukungan pada tim asuhan Miroslav Janu. Seperti halnya saat lawan Putra Perkanthi, mereka datang dengan atribut Aremania memberi dukungan pada Piere Njanka dkk. (bua/jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar