JEPARA-Kemenangan dua laga home disaat kondisi tim tengah dilanda krisis finansial rupanya meningkatkan percaya diri pemain Arema. Khususnya menghadapi Persijap Jepara di stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, malam ini mulai pukul 19.00 WIB.
Terlepas kualitas lawan yang dihadapi adalah tim papan bawah, pemain Arema optimis raih poin penuh di kandang Persijap. Menyusul target sapu bersih sisa laga Arema, menjadi satu-satunya cara agar tim kebangaan Aremania ini raih posisi runner up.
“Ya, kita optimis menghadapi Persijap besok, kita datang kesini untuk raih poin penuh. Kita sudah tinggal tiga kali main saja, kita harus dapat poin sebanyak-banyaknya untuk bisa posisi teratas semaksimal mungkin,” ungkap Esteban Guillein.
Menurut gelandang Arema asal Paraguay ini, persoalan demi persoalan yang dihadapi timnya bukan penghalang untuk memenangkan pertandingan malam ini. Termasuk dengan komposisi tim Arema yang tanpa beberapa pemain pilarnya.
“Meski tidak full team, tapi ini adalah grup yang kompak, yang sudah terbukti, setiap ada problem pemain, yang masuk mengganti juga akan tampil cukup baik,” sebut Esteban mengomentari absennya seorang Chmelo Roman sebagai socond striker.
“Saya yakin, siapapun besok yang mengganti Roman, akan bermain sebaik Roman juga, untuk kita bisa dapat tiga poin yang penting,” sambung pemain yang akrab disapa Este ini usai latihan di stadion Gelora Bumi Kartini, kemarin pagi.
Meski optimis menaklukkan Persijap dan bawa pulang tiga poin, menurut Este juga bukan pekerjaan mudah. Menyusul tim asuhan Suimin Diharja itu bakal memberikan perlawanan sengit pada Singo Edan.
“Persijap kelihatan lebih kuat kalau bermain di kandangnya, mereka menganadalkan pemain asing tengah dan depan yang cukup berbahaya, kita harus mewaspadai mereka,” terang Este mengacu pada sosok striker Alberto ‘Beto’ Gonchalves yang haus gol.
Striker Persijap asal Brazil itu memang menjadi momok bagi setiap tim yang menghadapi tim berjuluk Laskar Kalinyamat ini. Sedangkan gelandang asing Persijap yang juga layak di waspadai adalah Jose Sebastian.
“Tapi saya pikir, kalau kita bisa mengontrol itu dulu, saya rasa pemain-pemain depan kita akan dapat kesempatan untuk cetak gol. Besok pertandingan akan berjalan menarik untuk ditonton dan kita optimis dapat tiga poin disini,” pungas Este.
Sementara untuk pengganti Roman yang bakal berduet dengan Este di lini kedua diperkirakan bakal ditempati Sunarto. Sayap kanan Dendi Santoso, kiri Musafri dan Yongki Ariwibowo tetap dipercaya sebagai striker utama mengganti posisi Alamshah.
Lalu untuk posisi gelandang jangkar tetap Ahmad Bustomi, dengan komposisi empat pemain belakang diperkirakan sama seperti saat Arema lawan Persela. Ada Benny Wahyudi di kiri, Zulkifli di kanan serta duet Golian-Leo di jantung pertahanan Arema. (bua)
Rabu, 08 Juni 2011
Pegang Kelemahan M. Yasir
JEPARA-Jika sesuai hasil latihan kemarin pagi, tim Persijap diprediksikan bakal menurunkan kiper M. Yasir. Mantan kiper Persija Jakarta dan Arema ini masuk dalam starting line up yang dipersiapkan pelatih Suimin Diharja untuk laga malam ini.
M. Yasir saat ditemui Malang Post usai latihan kemarin pagi pun mengaku sudah siap untuk menghadapi Arema. Bahkan kiper asal Jakarta ini mengaku punyamotivasi lebih untuk menghadapi mantan klubnya sendiri.
'“Saya sudah siap untuk pertandingan besok, apalagi ini menghadapi Arema, ada motivasi lebih untuk saya. Saya selalu optimis bisa mengalahkan mantan klub saya,” ungkap M. Yasir sebelum meninggalkan stadion Gelora Bumi Kartini, kemarin pagi.
Sementara itu, tim pelatih Arema mengaku sudah mengantongi kelemahan kiper berkepala plontos ini. Seperti diungkapkan pelatih kiper Arema, Dwi Sasmianto, timnya bisa memanfaatkan kelemahan dari M. Yasir untuk raih poin maksimal.
“Yasir kiper bagus, tapi ada satu yang jadi kelemahannya, yaitu dia cenderung ceroboh. Terus dia banyak melakukan blunder. Ya, bagaimana nanti caranya pemain depan kita untuk melakukan pressing,” terang Dwi.
“Kalau dia dipressing, dia cenderung ceroboh. Seperti saat kita memang 5-1 atas Persija musim lalu, kipernya itu Yasir. Pertama dia main bagus, tapi begitu dapat pressing, dia langsung down,” sambung pelatih kiper yang akrab disapa Kirun ini.
Harapnya, Yongki dkk bisa tampil dengan determinasi tinggi seperti saat menaklukkan Persela Lamongan dan Deltras Sidoarjo. Jika Arema kembali tampil bagus seperti dua laga home itu, peluang menang terbuka lebar.
“Saya rasa kalau anak-anak main seperti lawan Deltras dan Persela, terus melakukan pressing, itu akan melemahkan mental Yasir, kita ada peluang untuk menang,” yakin Kirun kepada Malang Post usai latihan kemarin pagi. (bua)
M. Yasir saat ditemui Malang Post usai latihan kemarin pagi pun mengaku sudah siap untuk menghadapi Arema. Bahkan kiper asal Jakarta ini mengaku punyamotivasi lebih untuk menghadapi mantan klubnya sendiri.
'“Saya sudah siap untuk pertandingan besok, apalagi ini menghadapi Arema, ada motivasi lebih untuk saya. Saya selalu optimis bisa mengalahkan mantan klub saya,” ungkap M. Yasir sebelum meninggalkan stadion Gelora Bumi Kartini, kemarin pagi.
Sementara itu, tim pelatih Arema mengaku sudah mengantongi kelemahan kiper berkepala plontos ini. Seperti diungkapkan pelatih kiper Arema, Dwi Sasmianto, timnya bisa memanfaatkan kelemahan dari M. Yasir untuk raih poin maksimal.
“Yasir kiper bagus, tapi ada satu yang jadi kelemahannya, yaitu dia cenderung ceroboh. Terus dia banyak melakukan blunder. Ya, bagaimana nanti caranya pemain depan kita untuk melakukan pressing,” terang Dwi.
“Kalau dia dipressing, dia cenderung ceroboh. Seperti saat kita memang 5-1 atas Persija musim lalu, kipernya itu Yasir. Pertama dia main bagus, tapi begitu dapat pressing, dia langsung down,” sambung pelatih kiper yang akrab disapa Kirun ini.
Harapnya, Yongki dkk bisa tampil dengan determinasi tinggi seperti saat menaklukkan Persela Lamongan dan Deltras Sidoarjo. Jika Arema kembali tampil bagus seperti dua laga home itu, peluang menang terbuka lebar.
“Saya rasa kalau anak-anak main seperti lawan Deltras dan Persela, terus melakukan pressing, itu akan melemahkan mental Yasir, kita ada peluang untuk menang,” yakin Kirun kepada Malang Post usai latihan kemarin pagi. (bua)
Langganan:
Postingan (Atom)