LAMONGAN-Lama bekerja sama dengan Miroslav Janu, membuat Joko 'Gethuk' Susilo
cukup mengenal karakter head coach Persela Lamongan asal Ceko itu.
Termasuk untuk urusan strategi di lapangan. Maklum saja, sejak kali
pertama Miro menjadi pelatih Singo Edan tahun 2007 silam, Gethuk sudah
menjadi asistennya. Termasuk saat Miro kembali mengarsiteki Arema musim
lalu. Pemahaman itulah yang sangat berguna bagi skuadra Singo Edan untuk
meredam Laskar Joko Tingkir (julukan Persela) sore ini. Gethuk sebagai
asisten pelatih Arema tentunya sudah menjabarkan segala hal yang
diperlukan untuk melemahkan strategi andalan Miro. Sebaliknya pelatih
asal Eropa Timur itu tentu masih sulit memprediksi strategi tim tamu
karena saat ini Arema ditukangi Suharno. Kepada Malang Post, Gethuk memaparkan beberapa karakteristik Miro dalam
meramu skuad besutannya. Satu yang paling menonjol dari sosok der
trainer kelahiran 8 November 1959 itu adalah semangat pantang mundurnya.
Sesulit apapun kondisi internal yang mengganggu persiapan tim, Miro
tetap akan fokus penuh ke pertandingan yang harus dihadapi. Seperti misalnya aksi mogok latihan yang dilakukan para pemain Persela
beberapa waktu lalu lantaran keterlambatan gaji tetap tak akan
mempengaruhi konsentrasi entrenador berusia 53 tahun tersebut jelang
derby Jatim di Stadion Surajaya sore nanti. "Saya melihat Miro adalah
pelatih yang tidak peduli dengan keadaan klub. Entah sedang kondusif
atau tidak. Yang penting bagi dia, setiap pertandingan harus fight,"
beber Gethuk kemarin. Soal skema permainan, pola yang paling familiar dijadikan pakem oleh
mantan asisten pelatih Slavia Prague itu adalah formasi klasik 4-4-2.
"Dia selalu mengandalkan 4-4-2 murni. Jadi serangan mengandalkan bek
sayap dan winger. Kecepatan dari sektor sayap lapangan akan benar-benar
dioptimalkan," urai Gethuk. Untuk menangkal efektifitas permainan 4-4-2 ala Miro, pelatih asal Cepu
itu menilai ada strategi ampuh yang bisa dilakukan Seme Patrick dkk.
Yang paling utama tentu saja tampil disiplin sepanjang 2 x 45 menit.
"Untuk meredamnya kita harus disiplin menjaga sektor sayap dan
standar-standar situasi. Semua lini harus disiplin dan jangan kalah saat
situasi satu lawan satu," tandas tactician berusia 41 tahun tersebut.
Sebagai tim tamu, Arema harus benar-benar rapat membangun benteng
pertahanan karena pasttinya Miro akan menginstruksikan anak asuhnya
untuk tampil ofensif. "Sebagai tuan rumah, mereka pasti akan bermain
menyerang. Kita sebagai tim tamu baiknya meladeni permainan tersebut
tidak total defensif, namun harus lebih rapat dalam organisasi
pertahanan," imbuh Gethuk. Satu hal lagi, pelatih berlisensi A Nasional itu juga menyerukan kepada
Johan Ibo dkk untuk mewaspadai setiap set piece lawan. Hal ini bisa
disiasati dengan meminimalisir pelanggaran di area pertahanan sendiri.
"Bola-bola mati Persela akan sangat berbahaya. Miro adalah salah satu
pelatih yang selalu menekankan latihan set piece untuk timnya," pungkas
Gethuk kepada Malang Post. (tom/bua)

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10151797380753944&set=a.266856833943.145465.180099383943&type=1&theater¬if_t=like
BalasHapusberita bobrok, duwe ide tapi gak duwe duwek, jaluk wong sing lagi butuh suara. wkwkwk.. gak masuk blas lee...
aku ngerti kon duduk arek Suroboyo, lek kon arek Suroboyo, ayo cangkruk bareng cok.