BALI-Bukan Miroslav Janu pelatihnya kalau tak bisa membuat pemain ngos-ngosan mengatur nafas, untuk latihan fisik. Pelatih asal Republik Ceko ini cukup terkenal sebagai pelatih yang mengedepankan urusan fisik, seperti ciri sepakbola Eropa Timur.
Korbannya, tiga pemain harus tumbang pada sesi latihan pertama di Pantai Kuta, kemarin pagi. Mereka adalah Irfan Raditya, Hermawan dan Pierre Njanka yang tak bisa menyelesaikan lari dengan jarak tempuh total 5,4 kilometer ini.
Pertama Irfan, usai menyelesaikan set pertama untuk lari 2x200 meter, 2x300 meter dan 2x400 meter sudah merasakan sakit di bagian belakang lutut kaki kirinya. Sehingga bek Arema ini harus mendapatkan perawatan dokter dengan dikompres es.
“Kalau pertama tidak terasa, bisa untuk pemanasan dan lari sprint, tapi lama kelamaan mulai terasa sakit, saya tidak tahu kenapa,” ungkap Irfan perihal cederanya yang perlu untuk dilakukan pemeriksaan medis melalui scan itu.
Sepintas tidak terlalu parah, namun Miro meminta tim dokter Arema untuk segera memastikan kondisi yang dialami Irfan. Sehingga mantan pelatih Slavia Praha ini sempat mempertimbangkan untuk memulangkan Irfan jika tak bisa melanjutkan latihan.
Dua pemain lainnya yang tumbang adalah Hermawan dan Njanka yang memilih duduk di bawah pohon sebelum set terakhir diselesaikannya. Seperti halnya Irfan, mereka berdua juga harus dikompress di bagian lututnya.
Namun untuk Njanka, menurut pengakuannya pada tim dokter tidak ada masalah yang serius dengan lututnya. Hanya saja kapten tim Arema ini mengaku memang kelelahan dengan latihan fisik yang harus diselesaikannya.
Sedangkan Hermawan mengaku, cedera di bagian lututnya itu adalah cedera lama, yang sebelumnya sudah dirasakannya saat saat latihan di Malang. Hanya saja Miro kurang begitu percaya, dan menganggap bek sayap Arema itu hanya ingin istirahat.
“Saya harus tahu problem pemain, apakah memang cedera atau karena pengaruh faktor usia. Saya harus tahu, karena nanti Arema akan menghadapi jadwal yang sangat padat, saya harus tahu kondisi cedera pemain,” ungkap Miro.
Sementara pada sesi latihan di Stadion Yoga Perkanthi, Jimbaran, kemarin sore, Njanka sudah gabung latihan seperti biasanya, termasuk Hermawan. Hanya Irfan dan Purwaka yang latihan sendiri dipinggir lapangan. Purwaka, tampaknya cedera lamanya kambuh lagi. (bua/jon/malangpost)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar