Jumat, 03 Desember 2010

Lanjutkan Bustomi!

MALANG- Achmad Bustomi menjadi salah satu aktor kemenangan timnas Indonesia atas Malaysia Rabu (1/12) lalu. Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan Jakarta dan berkesudahan skor 5-1 untuk keunggulan tuan rumah, nama Bustomi tercantum sebagai penghuni barisan starter.
Tampil sejak menit awal, gelandang Arema ini membuktikan kelasnya sebagai pemain tengah kelas wahid. Pemain kelahiran 13 Juli 1985 ini turut andil atas terciptanya gol ketiga Indonesia yang dicetak M Ridwan. Kerjasama satu-dua nya dengan pemain Sriwijaya FC itu membuahkan gol cantik di menit ke-55.
Keberhasilan mengganyang Malaysia dengan skor besar, melecut semangat Bustomi untuk mengantar Merah Putih (julukan timnas) meraih kemenangan keduanya Sabtu (4/11) mendatang. Menghadapi Laos di pertandingan berikutnya, Bustomi mengaku siap diturunkan penuh sepanjang 90 menit.
“Sebagai pemain professional, saya siap diturunkan kapan pun. Yang penting urusan tim tetap nomor satu,” ungkap suami Fina Dian Sari ini ketika dihubungi Malang Post kemarin.
Harapan untuk kembali diturunkan sebagai pemain inti tetap berkecamuk di dada pemain asal Karangploso ini. Namun, Bustomi tetap tak mau berandai-andai. “Masih belum tahu. Itu tergantung pelatih. Menunggu saja perkembangan nanti. Sebagai pemain inti atau cadangan, saya tetap siap,” imbuh pemain 25 tahun ini.
Ditandemkan dengan Firman Utina sebagai kreator lini tengah, Bustomi mampu menghidupkan  permainan tim Garuda (julukan lain timnas Indonesia) berkat umpan-umpannya yang akurat serta mobilitasnya yang susah dihentikan.
“Mungkin awalnya kolaborasi saya dengan Firman Utina belum terlalu terlihat. Maklum saja, baru kali ini pertandingan resmi kejuaraan. Atmosfer ujicoba dan laga resmi benar-benar berbeda. Semoga kami bisa semakin padu sebagai motor lini tengah,” tandas mantan pemain Persema ini.
Ambisi terbesar Bustomi saat ini adalah mengantar Indonesia lolos babak penyisihan sehingga bisa melenggang mulus hingga ke partai puncak Piala AFF. Dengan begitu, mimpi merebut gelar jawara Piala AFF untuk kali pertama akan semakin mendekati kenyataan. “Saya ingin memberikan yang terbaik bagi tim. Yang terdekat, yaitu agar lolos penyisihan grup lebih dulu. Setelah itu baru berbicara juara,” tegasnya.
Menanggapi kans membekuk Laos di pertandingan kedua, Bustomi bersikap realistis. Menurutnya, tak ada kamus meremehkan lawan sebelum bertanding. “Kita tidak boleh menganggap remeh. Apalagi Laos bermain bagus saat menahan imbang Thailand yang selama ini dikenal sebagai tim kuat. Yang utama kita bermain semaksimal mungkin,” tambahnya mengomentari.
Tak lupa Bustomi meminta doa restu dari seluruh masyarakat Indonesia, khususnya dari Aremania agar langkah tim Merah Putih tak terbendung hingga nanti berhasil merajai Piala AFF. “Mohon doa restu dari seluruh masyarakat Indonesia. Karena kami disini membela negara dan membawa harum nama bangsa. Salam buat Aremania. Tanpa mereka, saya bukan siapa-siapa,” pungkasnya. (tom/jon/malangpost)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar