Rabu, 13 April 2011

PSPS Datang Bawa Masalah

MALANGPOST - Jika sesuai jadwal, rombongan tim PSPS Pekanbaru bakal tiba di Malang, sore ini. Tim berjuluk Askar Bertuah ini datang untuk menantang Arema dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2010/2011 di stadion Kanjuruhan, Jumat (15/4) lusa.
Pelatih PSPS, Abdul Rahman Gurning menyebut, dia berangkat ke Malang dengan membawa 18 pemain. Meski siap tampil full team, Gurning mengaku kondisi mental tanding anak didiknya tengah bermasalah.
Bahkan mantan pelatih Persitara ini mengaku mental bertanding pasukannya terancam tidak maksimal saat lawan Arema nanti. Itu setelah pada laga home PSPS, saat lawan Persiwa Wamena, Senin (11/4) kemarin dibatalkan karena adanya kerusuhan Pilkada di Riau.
Gurning mengaku, timnya merasa kecewa dengan adanya pembatalan pertandingan lawan Persiwa tersebut. ’’Kami memang kecewa dengan pembatalan secara mendadak ini. Saat itu spirit anak-anak sedang tinggi-tingginya untuk bisa meraih kemenangan atas Persiwa,’’ katanya.
’’Tentu bila kemarin kami bisa menang, itu akan menjadi modal yang berharga untuk bisa menghadapi Arema. Saat ini mental tanding anak-anak saya akui terpengaruh dengan pembatalan kemarin,’’ sambung Gurning saat dihubungi Malang Post kemarin sore.
Bahkan dia mengaku tidak memiliki persiapan apapun untuk menghadapi Arema. Karena pasca larangan bertanding lawan Persiwa itu, Djumafo dkk tidak melakoni latihan apapun.
’’Lawan Arema kami tidak ada persiapan apa-apa. Setelah tidak jadi main, hari Senin kemarin, tim memang libur latihan. Rencananya latihan lagi di lapangan baru kami lakukan, Kamis nanti (14/4) saat sesi ujicoba lapangan di Malang,’’ jelas Gurning.
Untuk itu, pelatih yang pernah berkarier di klub PSMS Medan ini memilih tak mau muluk-muluk dengan target timnya saat dijamu Arema lusa. Gurning hanya berharap agar pasukannya bisa menampilkan permainan yang baik saat lawan Arema.
‘’Untuk target lawan Arema, kami realistis saja dengan hanya menargetkan bisa curi poin. Saya berharap anak-anak bisa menampilkan permainan terbaiknya di Malang nanti,’’ terang Gurning.
Menurut rencana, rombongan tim PSSI berangkat pagi ini dari Pekanbaru, menuju Bandara Juanda, Surabaya dengan transit lebih dulu di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta.
Diperkirakan, Gurning dan pasukannya  tiba di Malang sekitar pukul 15.00 WIB, dan langsung menuju Hotel Kartika Graha, tempat mereka menginap selama ada di Malang. (mg3/bua)

Selasa, 12 April 2011

Tiket Bocor, Gaji Kurang

MALANGPOST - Adanya kebocoran tiket pada laga home Arema, sebenarnya bukan cerita baru. Meski jarang terekspose, hampir disetiap laga kandang tim berjuluk Singo Edan ini pastinya terjadi yang namanya kebocoran tiket tersebut.
Terakhir saat laga home menghadapi Persija Jakarta di Stadion Kanjuruhan, Minggu (11/4) kemarin, kebocoran tersebut kembali terjadi. Manajemen Arema pun buka suara terkait adanya kebocoran ini.
Maklum dari hasil pertandingan tersebut, manajemen Arema menargetkan mampu membayar satu kali gaji pemain yang hingga saat ini sudah tertunda 2,5 bulan. Sehingga adanya kebocoran tiket tersebut dirasa cukup merugikan tim Arema.
Jumlah kebocorannya pun terbilang cukup tinggi, yaitu Rp 70 juta lebih. Tepatnya manajemen Arema mengalami kerugian Rp 70.410.000. Sedikit banyak nilai kebocoran ini jadi kerugian tersendiri untuk manajemen Arema.
Menurut keterangan Pelaksana Harian PT Arema Indonesia yang juga Ketua Panpel Arema, Abriadi Muhara, adanya kebocoran ini diketahui berdasarkan selisih jumlah penonton yang masuk dengan jumlah tiket yang terjual.
Jika berdasarkan perhitungan yang dilakukan Dispenda Kabupaten Malang, jumlah penonton yang terhitung checker (alat hitung) berjumlah 32.957 orang. Sedangkan jumlah sebenarnya dari tiket yang terjual hanya 29.400 lembar.
’’Jumlah pasti penonton berdasarkan pemasukan tiket ekonomi 27.939 lembar yaitu Rp 838.170.000, tiket VIP 1.298 lembar yaitu Rp 129.800.000, dan tiket VVIP 163 lembar yaitu Rp 24.450.000, total Rp 992.420.000,’’ jelas Abriadi.
’’Angka kebocorannya sangat tinggi kalau berdasar checker Dispenda, total penonton 32.597, sedang total penonton berdasarkan tiket 29.400, selisihnya 3.197. Kalau dipotong freepass sebanyak 850, prediksi penonton masuk tanpa tiket sebanyak 2.347 orang,’’ sambungnya.
Angka dua ribu lebih masuk stadion tanpa memberikan pemasukan pada manajemen Arema tentu bukan nilai yang sedikit. Jika itu dihitung dengan harga tiket ekonomi Rp 30 ribu, maka angka kebocorannya Rp 70.410.000.
Pantas saja, meski kondisi stadion Kanjuruhan sudah terlihat penuh sesak, namun sejatinya tiket yang ada di loket masih tersisa banyak. Diduga, kebocoran tiket ini terjadi lantaran banyaknya tiket aspal (asli tapi palsu) yang beredar.
Apalagi panpel Arema telah memiliki barang bukti adanya tiket aspal tersebut. Sedikitnya ada delapan tiket aspal. Tiket aspal itu dibuat dari tiket asli yang disambung dengan sobekan tiket yang harusnya itu diamankan oleh petugas portir di pintu masuk stadion.
Sehingga ada dugaan, beredarnya tiket aspal ini melibatkan petugas oknum portir. ’’Sebagai evaluasi, maka kita akan mengganti porter yang selama ini dikendalikan Zipur, dan kita juga akan melakukan rolling di bagian tiketing,’’ sebut Abriadi.
Tak hanya melakukan upaya pencegahan tersebut, manajemen Arema juga akan menggelar sayembara terbuka bagi pihak-pihak yang berhasil menangkap penyebar tiket palsu laga home Arema ini bakal mendapatkan hadiah.
’’Jadi bagi yang bisa menangkap oknum ini, kita akan berikan hadiah dan kalau perlu hadiah uang. Karena peredaran tiket palsu ini sangat merugikan Arema. Kita jamin identitas yang melaporkan atau yang menangkap oknum tersebut, karena ini akan langsung diproses secara hukum oleh pihak kepolisian,’’ yakin Abriadi.
Sementara itu, sebagai dampak adanya kebocoran tiket ini, jumlah pemasukan bersih yang diperoleh manajemen Arema ternyata tak sampai Rp 1 miliar. Sedangkan target untuk bisa membayar satu kali gaji pemain sebasar Rp 1,1 miliar.
’’Ya, dengan penghasilan Rp 992 jutaan itu, maka untuk satu kali gaji pemain masih kurang sekitar Rp 300 jutaan,’’ terang Abriadi yang tampaknya harus kembali cari utangan untuk membayar gaji pemain yang rencananya ditransfer hari ini juga. (bua/avi)

Golo Akui Dalam Tekanan

MALANGPOST-Meski dua gol kemenangan Arema atas Persija dicetak Chmelo Roman dan Sunarto, pelatih Arema, Miroslav Janu memutuskan Roman Golian sebagai man of the match atau pemain terbaik pada pertandingan di stadion Kanjuruhan tersebut.
Pelatih asal Republik Ceko ini mengaku penampilan Golian sepanjang 2x45 menit cukup bagus menghalau setiap serangan yang dibangun Persija. Bahkan Greg Nwokolo sebagai motor serangan Persija dibuat mati kutu.
“Golian super, dia main bagus. Kemarin dia sudah main bagus, dan lawan Persija dia main bagus lagi. Sebagai man of the match, menurut saya Golian,” sebut Miro yang pada laga tersebut menduetkan Golian dengan Purwaka.
Sementara stopper Arema asal Slovakia ini kepada Malang Post mengakui pertandingan lawan Persija kemarin cukup berat baginya. Apalagi saat Arema bermain dengan 10 pemain di babak kedua, Persija lebih leluasa menyerang.
Pemain yang akrab disapa Golo ini pun mengakuai dirinya dalam tekanan. Khususnya setelah Persija sempat cetak satu gol lewat tandukan Bambang Pamungkas, Golo mati-matian mengamankan daerah pertahanan Arema.
“Ya, itu pertandingan yang keras dan penuh tekanan, tapi yang penting Arema bisa menang dan saya senang dengan hasil ini,” ungkap Golo disela-sela program recovery di Famiuly Club Araya, kemarin pagi.
Setelah sempat beberapa pertandingan dibangku cadangkan, Golo mulai mendapatkan kepercayaan pelatih untuk menempati posisi starting line up. Pemain yang gabung sejak putaran kedua ini masuk menggantikan posisi Pierre Njanka.
Sayangnya, rekan senegara Chmelo Roman ini tak bisa diandalkan Arema untuk ajang Liga Champions Asia. Padahal pada pertandingan LCA tersebut, bisa menjadi ujian kualitas yang sebenarnya di lini belakang Arema. (bua)

Senin, 11 April 2011

Happy B'day 02 Purwaka Yudhi

Purwaka Yudhi Pratomo (lahir di Lampung, 11 April 1984; umur 26 tahun) adalah seorang pemain sepak bola Indonesia. Saat ini ia bermain untuk Arema Indonesia di Liga Super Indonesia. Sebelumnya ia memperkuat Deltras Sidoarjo, Persekabpas Pasuruan dan Gresik United. Purwaka adalah salah satu anggota timnas PSSI U-23 SEA Games 2007 Thailand. Ia biasa menempati posisi sebagai pemain bertahan dan Gelandang

Klub

  • Deltras Sidoarjo
  • Persekabpas Pasuruan
  • Deltras Sidoarjo
  • Gresik United
  • Arema Malang
.

Timnas

  • PSSI U-23

Gelar

  • Juara Liga Super Indonesia 2009/2010 bersama Arema Indonesia
  • Runner up Piala Indonesia 2010

Terima Kasih Aremania

MALANGPOST -     Arema akhirnya berhasil membayar lunas kekalahan pada putaran pertama lalu di Jakarta saat kalah 1-2 dari Persija. Kemarin giliran Singo Edan berhasil mengalahkan tim berjuluk Macan Kemayoran dengan skor 2-1 di stadion Kanjuruhan, tadi malam.
Kemenangan ini pun disambut gembira tim pelatih dan pemain Arema yang sempat tertekan pada babak kedua. Khususnya pelatih Arema, Miroslav Janu tampak emosional menerima kemenangan timnya dari tim yang cukup tangguh itu.
’’Ini pertandingan beda atmosfir dengan pertandingan Liga Champions Asia saat Arema lawan Shanong Luneng. Malam ini Persija main ofensif dan  babak kesatu kita main ofensif, kita lakukan pressing dengan baik dan dapat dua gol,’’ evaluasi Miro.
’’Babak kedua, dengan Sunarto dapat kartu merah, permainan sedikit berubah. Kita sebenarnya mau ganti Sunarto, tapi ini pemain muda, lakukan kesalahan dan dapat kartu merah,’’ sambungnya saat jumpa pers usai pertandingan.
Secara umum, menurut pelatih asal Republik Ceko ini permainan timnya tadi malam cukup imbang dengan Persija. Bahkan ada peluang Persija untuk bisa menyamakan kedudukan menjadi imbang 2-2, tadi malam.  
’’Kita main penuh malam ini (semalam, Red.). Terima kasih pemain yang semuanya kerja keras dan hampir mati. Kita sebenarnya bisa saja ditahan imbang. Persija punya peluang bagus saat menurunkan Makor dan Bambang Pamungs,’’ terang Miro.
Diakuinya, Persija tim yang bagus dengan kualitas serangan yang cukup berbahaya. ’’Tapi malam ini kita semua main bagus dan disiplin. Kita juga ada dua sampai tiga peluang di babak kedua tadi,’’ jelasnya.
Mantan pelatih Slavia Praha ini meyakinkan, sejak awal pemainnya memangh diinstruksikan untuk bermain cepat. Menurutnya dengan kondisi lapangan becek karena diguyur hujan tidak menjadi persoalan timnya.
’’Terima kasih Aremania yang datang memenuhi stadion Kanjuruhan, mereka dukung Arema penuh semangat, meski hujan deras. Terima kasih pemain yang tampil bagus dan terimakasih Persija. Ini kualitas permainan yang tinggi,’’ pungkas Miro.
Sementara itu pelatih Persija Rahmad Dharmawan merasa kecewa dengan hasil yang diraih timnya menelan kekalahan 1-2. Menginggat banyak peluang yang tercipta melalui pemain-pemainnya. Terutama di babak kedua setelah Arema bermain dengan sepuluh pemain karena Sunarto diganjar kartu merah.
Beberapa kali melalui Agu Casmir, Bambang Pamungkas maupun Greg mengancam gawang Singo Edan. ‘’Kita memiliki banyak peluang namun penyelesaian akhir yang kurang. Itulah sepak bola,’’ kata Rahmad Dharmawan dalam sesi jumpa press setelah pertandingan.
Menurut pelatih asal Metro Lampung itu, seharusnya timnya bisa mencetak gol lebih banyak. Hanya saja, banyak peluang yang terbuang sia-sia.
Kekecewaan mantan pelatih Sriwijaya dan Persipura ini juga dikarenakan timnya mendapat hukuman penalti di menit-menit awal babak pertama.
Alasannya, ia tidak mengerti dengan keputusan wasit asal Malaysia itu dengan memberikan hadiah penalti. ‘’Tetapi kita tetap menghormati keputusan wasit. Saya sendiri tidak mengerti wasit memberikan hadiah penalti,’’ katanya. (bua/avi)

Alhamdulillah Bayaran.

MALANGPOST -     Begitu pertama kali masuk ke dalam lapangan sesaat setelah tiba di stadion Kanjuruhan, tadi malam, pemain dan tim pelatih Arema tampak bisa tersenyum. Maklum, mereka datang menyaksikan kondisi stadion penuh dengan penonton.
Pertanda target manajemen untuk bisa membayar satu kali gaji pemain bisa terpenuhi. Setidaknya dari ukuran jumlah penonton yang hadir, pemasukan dari hasil penjualan tiket semestinya cukup untuk membayar gaji pemain.
Benar saja, dari hasil checker atau alat hitung oleh Dispenda Kabupaten Malang tercatat stadion Kanjuruhan dipenuhi 32 ribu lebih penonton. Tepatnya ada 32.957 orang yang datang ke stadion milik Pemkab Malang tersebut.
Namun belum ada rincian dari jumlah tersebut, untuk penonton ekonomi, VIP dan VIP. Pastinya menurut kalkulasi panpel Arema, diperkirakan dari hasil penjualan tiket tersebut bisa mencapai angka Rp 1 miliar lebih.
’’Alhamdulillah. Hasil kalkulasi kita, Insya Allah hasil pertandingan malam ini bisa sampai Rp 1 milar,’’ ungkap Ketua Panpel Arema, Abriadi Muhara kepada Malang Post usai pertandingan tadi  malam.
Menurut perhitungannya, pemasukan kotor dari hasil big match semalam Rp 1,2 miliar, dengan asumsi tiket yang terjual 32.800 lembar. Sehingga dengan jumlah tersebut, cukup untuk membayar satu kali gaji pemain Arema sebesar Rp 1,1 miliar.
’’Ya, kalau dari asumsi kita dengan jumlah penonton bersih 32.800, maka pemasukan kotor kita adalah Rp 1,2 miliar. Berarti itu cukup untuk membayar satu kali gaji. Alhamdulillah,’’ sebut Abriadi.
Jumlah Rp 1 miliar lebih tersebut bisa dicapai oleh panpel Arema menyusul harga tiket pertandingan Arema lawan Persija memang naik, seperti harga tiket untuk pertandingan Liga Champions Asia.
Tiket ekonomi Rp 30 ribu, VIP Rp 100 ribu dan VVIP Rp 150 ribu. Kenaikan harga tiket ini berdasarkan kesepakatan bersama antara manajemen Arema dan Aremania demi untuk bisa membayar gaji pemain yang sudah terlambat 2,5 bulan.
Menurut rencana, Senin (11/4) hari ini, atau paling lambat besok, hasil penjualan tiket itu akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing pemain Arema. Itu sesuai dengan komitmen manajemen untuk membayar gaji pemain dari hasil tiket.
Kehadiran Aremania tadi malam benar-benar membuktikan loyalitas mereka pada Arema. Tak hanya dukungan secara finansial, sepanjang 2x45 menit, Aremania tak henti memberi support pada perjuangan Zulkifli dkk, tadi malam. (bua/avi)

Minggu, 10 April 2011

Balas Dendam Lunas

Aremania Surabaya-Berbekal usung misi "revans" atas kekalahan pada putaran pertama di senayan 2-1 Arema Indonesia kembali menunjukkan keganasannya saat bermain di stadion Kanjuruhan kepanjen kabupaten Malang. Dengan bermain di bawah dukungan 35 ribu supporter militan yang dimiliki oleh Arema yaitu Aremania, Arema langsung menguasai dan mendominasi pertandingan. Sejak dilanggarnya Roman Chamelo pada menit ke-5 Arema sudah dapat mencetak goal hanya kurang dari waktu 5 menit. Awal kemenangan Arema dicetak melalui titik putih oleh striker asal Slovakia bernomor punggung 9 yaitu Roman Chamelo setelah ia dijatuhkan di dalam kotak terlarang tersebut

Memasuki menit ke 14 dominasi dan determinasi pemain Arema tidak berhenti, alhasil pada menit ke 15 kartu truf yang selama ini menjadi pemain pengganti yaitu young lion Sunarto berhasil menggandakan keunggulan memanfaatkan bola liar hasil tembakan keras dari kaki Zulkifli Syukur. Keunggulan 2-0 membuat kedua tim bermain keras bahkan sempat melahirkan kartu kuning bagi sang kapten Zulkifli Syukur dan Sunarto. Persija sempat beberapa kali membahayakan gawang Arema melalui seorang pemain yang dominan dengan kecepatannya yaitu Greg Nwokolo. Keunggulan 2-0 untuk Arema bertahan hingga turun minun

Di babak ke-2 Persija Jakarta mencoba memanfaatkan berkurangnya determinasi permainan Arema. Dengan memasukkan Bambang Pamungkas serangan anak-anak ibu kota ini menjadi lebih hidup. Entah apa yang terjadi, pemain Arema yang selama ini menjadi kartu penyelamat bagi tim Arema berubah menjadi malapetaka untuk tim Arema, Sunarto mengantongi dua kartu kuning dan harus memaksa wasit dari Malaysia itu mengeluarkan kartu merah setelah dia dengan sengaja menggapai bola tinggi dengan tangannya. Keluarnya satu dari pemain Arema benar-benar dimanfaatkan oleh anak-anak ibu kota untuk memperkecil keadaan. Alhasil melalui soloran yang dilakukan oleh Greg yang memberikan umpan kepada BP langsung disambut oleh sundulan mematikan oleh BP. Goal! 2-1 masih keunggulan Arema. Sayangnya waktu tidak cukup untuk BP dkk menyelamatkan Persija dari kekalahan. Hingga peluit panjang ditiup oleh wasit asal Malaysia, kedudukan masih 2-1 untuk Arema. -Ichal-