Selasa, 19 April 2011

Sama-Sama Pincang

Besok Sore, Arema Tantang Shandong Luneng
Jinan,MalangPost-Arema berangkat ke China tidak dalam kondisi ideal untuk menantang Shandong Luneng dalam pertandingan lanjutan babak penyisihan grup G Liga Champions Asia atau AFC Champions League 2010 di Shandong Luneng Stadium, Rabu (20/4) besok.
Selain persoalan finansial, Arema datang dalam kondisi tidak utuh, dengan sederet pemain tak bisa ikut ke China. Bahkan tim berjuluk SIngo Edan ini berangkat hanya dengan 14 pemain, dan ditambah satu kiper menyusul.
Satu kiper yang dijadwalkan menyusul ke China itu adalah Aji Saka, malam ini. Praktis, tim Arema hanya berkekuatan 15 pemain menghadapi tim juara Liga China tersebut. Praktis hanya ada empat pemain pengganti di bangku cadangan.
“Dua kiper Arema, Aji Saka dan Syaifudin berpeluang gabung dengan tim, setelah proses pengurusan visanya di Konjen China di Surabaya diproses hari Senin (kemarin),” ungkap manajer media officer Arema, Sudarmaji, kemarin sore.
“Namun masih menunggu tambahan surat rekomendasi undangan dari pemerintahan China,” sambung mantan wartawan ini memastikan Bustomi dkk baru tiba di Jinan (China), pukul 04.00 WIB, Senin (18/4) kemarin.
Tim Arema tiba di Hotel Crowne Plaza, Jinan setelah penerbangan di delay dua kali, dari Shenzhen Airport menuju Shandong Airport. Delay pertama penerbangan yang semula dijadwalkan pukul 21.35 delay pukul 23:35.
“Setelah penumpang boarding di dalam pesawat, ternyata dengan alasan teknis pesawat didelay kembali, semua penumpang berada di dalam pesawat sekitar 1,5 jam,” terang Darmaji mengaku kondisi pemain mengalami kelelahan luar biasa.
Untuk itu, menurut Darmaji, pelatih Arema, Miroslav Janu menginstruksikan pemainnya langsung istirahat total. Pemain baru beraktifitas melakukan makan siang pukul 13.00 WIB, dan menggelar latihan di luar Stadion Shandong Luneng, kemarin sore.
“Pertandingan hari Rabu digelar pukul 15:30 waktu China, di pimpin wasit dari Uni Emirat Arab (Ali al Badawi),” sebut  Darmaji memastikan tak hanya Arema yang tak bisa menurunkan beberapa pemain intinya, seperti Noh Alamshah dan Esteban Gullien.
Kubu Shandong Luneng pun juga dipastikan tampil pincang, menyusul tiga pilarnya absent karena akumulasi kartu kuning. Tiga pemain yang absent lawan Arema itu adalah Li-Wei, Yuan Wei-Wei dan Roda Antar.
Namun demikian, bagi Miro itu tidak akan mengurangi kekuatan Shandong Luneng yang bakal diuntungkan bermain di kandangnya. Miro menegaskan, Shandong adalah tim yang kuat, sekalipun Arema mampu menahan imbang 1-1 di stadion Kanjuruhan, 5 April lalu.  
‘’Lihat besok, Arema tidak bisa main normal seperti saat main di Super Liga, Shandong Luneng tim bagus. Banyak pemain berkualitas disana. Ini masalah, jika tidak waspada dan siapkan strategi. Harus coba ambil poin di China, harus. Tidak boleh terus pikir masalah Arema soal visa dan pemain,” yakin Miro. (bua)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar