Sabtu, 09 April 2011

Saling Sumbar

GAJAYANA – Besok malam di Stadion Kanjuruhan, dua tim besar bakal saling bentrok. Arema diposisi tuan rumah, menjamu Persija Jakarta. Duel antara Singo Edan dan Macan Kemayoran ini, diprediksi bakal panas.
Apalagi pelatih kedua tim, Miroslav Janu dan Rahmad Darmawan, mengaku sama-sama bertekad meraih tiga poin. Apalagi bagi Miro, raihan tiga poin bakal mampu mendongkel posisi Persija di peringkat ketiga.
Belum lagi, optimisme Miro juga didasarkan pada laporan terakhir menyoal perkembangan kesehatan pemainnya. Hingga kemarin, hanya dua pemain yang dipastikan absen. Noh Alam Shah lantaran akumulasi kartu dan Esteban Gullien karena cedera.
‘’Hanya Noh dan Este (Esteban, Red) yang pasti tidak bisa main. Pemain lainnya, bisa lihat sendiri. Semuanya latihan bagus. Dua pemain saja yang pasti absen, lainnya punya kans main,’’ tegas Miro kepada Malang Post seusai memimpin latihan pagi kemarin.
Mantan pelatih PSM Makassar ini tidak begitu risau dengan absennya Noh dan Este. Di lini depan, masih memiliki Yongki Aribowo, Sunarto, Musafri, Ahmad Amirudin dan Dendi Santoso. Sedangkan di lini tengah tidak akan berkurang tanpa Este karena diantaranya masih bisa mengandalkan Chmelo ‘CR-9’ Roman, Ahmad Bustomi, Juan Revi dan Hendra Ridwan.
Hanya saja, Miro mengatakan, siapa yang akan tampil adalah pemain yang memiliki kondisi paling bagus. Dia bersama tim pelatih juga sudah menyiapkan beberapa strategi dan taktik untuk melibas Persija.
‘’Masih banyak pemain, tapi saya sekarang tidak mau sebut komposisi untuk lawan Persija. Saya juga tidak tahu, bagaimana komposisi Persija nanti. Latihan bagus, pemain terus maksimalkan persiapan,’’ tutur Miro, sembari menyebut, tiga poin tetap wajib didapatkan pemainnya.
Sedangkan coach RD yang membawa 20 pemain ke Malang, juga memiliki keyakinan tinggi. Apalagi pemain pilarnya bisa diturunkan semua. Sebut saja kapten tim Bambang Pamungkas, gelandang Agus Indra Kurniawan hingga legiun asing macam Greg Nwokolo dan Agu Cashmir. Sore harinya, tim menyempatkan berlatih ringan di Stadion Gajayana.
Pasca dua kali ditahan imbang tamu asal ranah Papua saat tampil di hadapan publik sendiri, Persija bertekad menebus poin yang hilang itu di Malang.
’’Tidak ada masalah. Ini jadwal yang memang harus kita lalui. Meski berturut-turut menghadapi tim besar,’’ terang RD, sembari mengaku kecewa dengan hasil imbang di dua pertandingan sebelumnya.
’’Saya berharap anak-anak bangkit. Ini bukan pertandingan gampang. Tapi juga tidak mustahil bisa dimenangi,’’ papar pelatih kelahiran Metro Lampung itu.
Meski begitu, mantan pelatih Persipura itu mengaku tetap mewaspadai kekuatan tuan rumah. Tactician jenius kelahiran 26 November 1966 itu sadar betul bahwa Arema bukanlah tim yang mudah ditaklukan di kandang.
’’Arema saat main di kandang tetaplah suatu kekuatan yang luar biasa. Siapapun pemain yang dipasang bakal berbahaya,’’ jelasnya.
Karena itulah, der trainer yang sempat menukangi Persikota Tangerang itu.
Terlebih konfidensi Arema tengah melambung. Tim berlogo kepala singa baru saja memetik satu poin berharga di Liga Champions Asia (LCA) pasca menahan imbang tim juara Liga China, Shandong Luneng.
Kala bentrok di putaran pertama, 9 Januari silam, Persija yang bertindak sebagai tuan rumah sukses menekuk Arema dengan skor 2-1. Kini saat giliran bertamu ke kandang singa, Macan Kemayoran berharap bisa mengulang kejayaan serupa.
’’Kita akan lakukan sejumlah perbaikan. Kita bisa saja terapkan pola ofensif. Besar kemungkinan kita ajak Arema main terbuka. Yang penting kita bisa curi poin dari Arema,’’  pungkas RD kepada Malang Post. (poy/tom/avi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar