Rabu, 27 April 2011

Arema Diteror Bom

PADANG,MalangPost – Bisa jadi laga Semen Padang versus Arema, Kamis besok, masih gelap. Karena hingga kemarin, surat izin menggelar pertandingan dari Polda Sumbar, belum juga turun.
Bisa jadi hal itu terkait dengan teror bom yang terjadi di GOR H Agus Salim Padang. Senin malam (25/4) kemarin, sekitar pukul 20.30 WIB, Indra Saputra, penjaga GOR menemukan paket mencurigakan di jalan masuk menuju ruang pemain yang akan dipakai Arema.
Informasi dihimpun Padang Ekspres (Grup Malang Post) menyebutkan, awalnya Indra bersama temannya, A Tanjung, duduk-duduk di bawah pintu masuk stadion Barat 2 usai salat Magrib hingga sekitar pukul 20.00 WIB. Usai itu, Indra dan Tanjung pergi ke warung membeli rokok dan kembali lagi pukul 20.30 WIB. Waktu itulah ia melihat paket mencurigakan tersebut.
‘’Mulonyo wak duduk di situ. Tu pai kalua sakitar satangah jam. Wak baliak, tibo-tibo lah ado se paket bawarna coklat sarupo bungkuih kardus tu (Awalnya, saya duduk di sana. Setelah itu, pergi sekitar setengah jam. Waktu itu, tiba-tiba sudah ada saja paket berwarna coklat serupa bungkus kardus itu, Red.),’’ ujarnya.
Paket tersebut, menurut Indra, sepintas terlihat seperti tumpukan buku ukuran A3 dibungkus rapi dan diikat tali. Awalnya, pria beralamat di Jalan Jasra No 18 (kawasan Padang Barat) itu tidak terlalu curiga.
Namun setelah memanggil temannya, Willy, 19, barulah mereka menduga benda itu paket bom, dan melaporkan penemuan itu ke Polsek Padang Barat sekitar pukul 21.00 WIB mengunakan telepon temannya, Ayang.
Tak lama berselang, pihak kepolisian langsung mengamankan lokasi. Sekitar pukul 22.10 WIB, tim Gegana sampai di lokasi untuk memastikan paket tersebut.
Menggunakan pakaian lengkap antibom, seorang anggota Gegana langsung bolak-balik sebanyak tiga kali. Pantauan pertama, petugas itu membawa semacam tongkat pendeteksi. Lalu, kembali lagi dengan alat semacam sensor. Terakhir, membawa selimut antiledak dan langsung membungkus paket tersebut.
Sekitar pukul 22.50 WIB paket tersebut dibawa ke mobil Gegana dan meletakkannya di tong belakang mobil tersebut. Lalu, mobil tersebut langsung melaju kencang ke arah jalan Raden Saleh.
Kapolresta Padang, M Seno Putro yang turut menyaksikan pengamanan menjelaskan, pihak kepolisian belum memastikan apa paket itu bom atau bukan. Namun, paket tersebut sudah dibawa ke markas Brimob untuk diperiksa. ’’Masih gelap. Jadi, kita belum bisa memastikan. Jika mau kepastian, harap tunggu konfirmasi dulu,’’ ungkapnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar