Kamis, 14 April 2011

Antisipasi Tiket Palsu

MALANGPOST–Panpel Arema tidak ingin kembali alami kebocoran tiket home Singo Edan saat tim menjamu PSPS Pekanbaru di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, besok sore. Mereka bertekad, pengalaman buruk itu cukup terjadi saat Arema menuai kemenangan 2-1 (2-0) atas tamunya Persija Jakarta, Minggu (10/4) lalu.
Abriadi Muhara, Ketua Panpel Arema Indonesia, menegaskan, pihaknya sudah menyiapkan formula baru untuk menangkal adanya kebocoran tiket, tak terkecuali terjadinya fenomena pemalsuan tiket. Diantaranya, adalah mereka siap merotasi petugas di porter yang bertugas di masing-masing pintu masuk stadion dan bagian ticketing. 
‘’Kami akan lakukan hal itu, ada rotasi petugas yang akan bertugas di pertandingan lawan PSPS nanti. Kami memang masih menyusun terobosan dengan lebih dahulu melakukan pengkajian, sebelum akhirnya direalisasikan,” terang Abriadi kepada Malang Post, siang kemarin.
Pria yang juga menjabat sebagai manajer Arema Indonesia ini mengatakan, kebocoran tiket tersebut sangat merugikan Arema. Fenomena tersebut juga tidak bisa diterima Aremania sejati yang selama ini datang ke stadion dengan membeli tiket langsung. Selain itu, Aremania juga disarankan agar bisa waspada dan teliti dalam membeli tiket, jangan sampai membeli tiket palsu.
Ditambahkannya, pemasukkan tiket pertandingan sangat penting bagi keberlangsungan hidup Arema. Pasalnya, tim juara bertahan Super Liga Indonesia (ISL) juga sangat bertumpu dari hasil penjualan tiket pertandingan homenya. Terlebih, manajemen Arema juga terus berusaha dan berjuang agar sektor financial tim bisa lebih sehat kedepannya.
‘’Sungguh disayangkan jika sampai masih ada kebocoran tiket nantinya. Pastinya, hal itu bukan Aremania, karena Aremania sangat memahami bagaimana pentingnya hasil penjualan tiket laga home Arema untuk membantu financial tim. Kami juga meminta bantuan Aremania, agar juga teliti dan membantu upaya panpel agar kebocoran tiket ini tidak sampai terjadi lagi,” harap Abriadi. (poy/jon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar