MALANG-Menghadapi Persiwa Wamena sore ini di Stadion Kanjuruhan, mengingatkan kembali akan sukses Arema saat menaklukkan tim berjuluk Badai Pegunungan Tengah 2-0 (1-0) di Stadion Pendidikan, Wamena, musim lalu. Pasalnya Arema menjadi satu-satunya tim yang berhasil mengalahkan Persiwa di kandangnya. Bahkan dengan kemenangan itu, membuka jalan Arema akhirnya keluar sebagai juara Liga Super edisi 2009/2010.
Dua pemain asing yang menjadi kunci kemenangan Arema saat itu adalah Muhamad Ridhuan dan Chmelo Roman. Ridhuan pencetak gol pertama, dan Roman memperbesar kemenangan Arema yang cukup fantastis itu.
Sore ini, menjadi kesempatan dua penyerang Arema ini untuk kembali menjebol gawang Persiwa. Meski baik Ridhuan maupun Roman sama-sama mengaku tidak penting siapa yang bakal cetak gol, yang penting Arema menang.
“Saya tidak berfikir untuk cetak gol, yang penting Arema bisa menang, siapapun yang nanti akan cetak gol. Bagi saya yang terpenting adalah bisa dapat poin penuh,” ungkap Ridhuan sebelum mulai latihan di Stadion Gajayana, kemarin sore.
Menurutnya dengan kemenangan atas Persiwa sore ini, akan menjadi happy ending atau akhir manis bagi Arema pada putaran pertama ini. Setidaknya untuk peluang finish di posisi runner up klasemen akhir putaran pertama.
“Apalagi kita main di kandang, harus bisa kita maksimalkan,” sebut Ridhuan mengaku kualitas Persiwa tak jauh beda seperti musim lalu.
Menurutnya permainan Persiwa tak sebagus saat mereka bermain di kandangnya. “Saya lihat kalau mereka bermain di luar kandang sedikit santai atau tidak stabil. Keinginannya untuk menang kurang saat main di luar kandang, tapi Persiwa tetap tak bisa kita anggap enteng,” sambung gelandang Arema asal Singapura ini.
Sedangkan Roman akan kembali mencoba untuk bisa cetak gol ke gawang Persiwa. Meski gelandang Arema asal Slovakia ini tak bisa menjamin dirinya bisa menjebol gawang tim asuhan Suharno tersebut.
“Saya tidak tahu, besok bisa cetak gol lagi atau tidak, tapi saya akan coba. Kadang-kadang bisa, kadang-kadang tidak bisa cetak gol, tapi yang penting kita dapat tiga poin, karena kita kerja untuk menang,” yakin Roman.
“Setiap pertandingan itu berbeda, dan Persiwa sekarang sedikit beda dengan musim lalu karena ada beberapa pemain baru dan ada pelatih baru. Style permainan mereka sepertinya beda,” sambungnya.
Harus diakui kehadiran pelatih baru yaitu Suharno tampaknya bakal memberi warna tersendiri pada gaya permainan Persiwa. Apalagi pelatih yang pernah menangani Arema ini sudah mengerti karakter permainan Arema dan dukungan Aremania. (bua/jon/malangpost)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar