MALANG - Tim Arema Indonesia bisa bernafas lega dengan kepastian lolos ke penyisihan grup AFC Champions League atau Liga Champions Asia 2011. Tim kebangaan Aremania ini menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang langsung tampil di LCA.
Sedangkan Persipura sebagai runner Indonesia Super League 2009/2010, mendapat jatah tampil AFC Cup 2011. Lalu Sriwijaya FC sebagai juara Piala Indonesia 2010, mendapat kesempatan tampil di LCA 2011 melalui babak play off. SFC yang tergabung di grup timur akan bersaing dengan wakil Thailand, Muang Thong. Sedangkan di grup barat, ada empat tim yang mendapat jatah tampil di play off Dempo SC (India), Al Sadd (Qatar), Al Ittihad (Syria) dan Al Ain (Uni Emirat Arab).
Menurut ketentuan dari AFC sebagai federasi sepakbola Asia, satu tim dari grup barat ini akan bergabung di grup timur agar lebih fair. Rencananya itu akan diputuskan dalam drawing LCA di Kualalumpur, Malaysia, Selasa (7/12) nanti.
Termasuk tiga tim yang bakal dihadapi Arema dalam penyisihan grup, mulai awal Maret 2011 nanti juga akan diundi hari Selasa itu. Kemungkinan Arema akan menghadapi tim asal Jepang, Korea Selatan, China atau tim asal Australia.
Pasalnya, berdasarkan pembagian wilayah oleh AFC, Indonesia tergabung di Negara-negara Asia Timur, yaitu Jepang, Korea Selatan dan China, plus Australia. Sedangkan Iran, Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, Uzbekistan dan Qatar masuk wilayah Asia Barat.
Bagi Arema, ini adalah penampilan kedua kalinya di ajang kompetisi paling bergengsi di Asia, setelah 2007 lalu gagal di fase penyisihan grup. Kebetulan kala itu, Arema juga ditangani pelatih yang sama seperti 2007 lalu, yaitu Miroslav Janu.
Mengacu pengalaman tiga tahun silam, Miro kini tak mau bicara seputar target Arema di LCA. Menurutnya, kualitas tim yang bakal dihadapi Arema nanti, masih lebih bagus, dan rata-rata berstatus juara di negaranya masing-masing.
‘’Kenapa harus tanya target? Kamu sudah tahu seperti apa kualitas tim-tim LCA tahun 2007 lalu. Nanti kita akan menghadapi juara liga Australia, Korea dan Jepang,’’ sebut Miro saat disinggung perihal targetnya bersama Arema di LCA 2011.
Meski Arema Indonesia sebenarnya juga berangkat dengan status juara, pelatih asal Republik Ceko ini tak mau berspekulasi perihal target tim asuhannya di LCA. Terbukti 2007 lalu, saat ditarget masuk empat besar, Arema justru gugur di penyisihan grup.
‘’Kita lihat nanti, siapa lawan yang akan dihadapi Arema. Perlu kamu ketahui, sepakbola Indonesia itu berbeda dengan sepakbola Jepang,’’ yakin Miro tak mau terlena dengan status juara yang digenggam Singo Edan musim lalu.
Sementara itu, terkait dengan ketentuan bisa mendaftarkan empat pemain asing di LCA, mantan pelatih Slavia Praha ini belum memutuskannya. Meski diperkirakan, dari dua pemain Arema asal Singapura, tampaknya hanya Noh Alamshah yang bakal didaftarkan.
‘’Saya sudah tahu, aturan empat pemain asing, dengan satu pemain dari Asia. Saya tidak tahu, siapa nanti yang akan masuk, mungkin satu pemain Singapura bisa main, saya belum tahu, lihat nanti,’’ terang Miro belum menyebutkan nama.
Jika mengacu pada kebutuhan tim dan komposisi pemain, empat pemain asing yang bakal didaftarkan LCA yaitu Pierre Njanka, Esteban Gullien, Chmelo Roman dan Alamshah. Sedangkan untuk posisi gelandang sayap kanan yang biasa ditempati Muhamad Ridhuan, bisa digantikan pemain lokal Arema. (bua/avi/malangpost)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar