BALI-Timnas Singapura tersingkir dari ajang Piala AFF 2010. Tim yang diperkuat dua pemain Arema, Noh Alam Shah dan Muhamad Ridhuan ini kalah tipis 0-1 dari tuan rumah Vietnam pada laga terakhirnya, Rabu (8/12) malam.
Singapura akhirnya harus puas diperingkat tiga dengan empat poin, sedangkan Vietnam lolos ke semifinal sebagai juara grup bersama Philipina sebagai runner up. Philipina akan menghadapi Timnas Indonesia di babak semifinal nanti.
Menyusul tersingkirnya Singapura ini, pelatih Arema, Miroslav Janu berharap dua pilar asingnya itu segera bisa kembali ke Malang. Pasalnya, Alam Shah dan Ridhuan sudah lama tidak mengikuti program latihan Arema sejak gabung Timnas.
“Ya, Alam Shah dan Ridhuan harus cepat kembali ke Malang. Saya tidak tahu kapan, pengurus yang harusnya menghubungi mereka untuk cepat kembali, karena Singapura sudah selesai,” ungkap Miro kepada Malang Post, kemarin sore.
Pelatih asal Republik Ceko ini tak ingin keduanya terlalu lama meninggalkan latihan Arema. Seperti halnya saat Dendi Santoso kembali dari Timnas, Miro minta langsung bergabung untuk menyesuaikan dengan program latihannya.
Khusus untuk Alam Shah dan Ridhuan, Miro tampaknya tak bisa leluasa memantau kondisi perkembangan keduanya. Meski pada laga terakhir Singapura kemarin, Miro mengaku sempat menyaksikannya secara langsung melalui Star Sport TV.
“Ya, saya lihat pertandingan Singapura lawan Vietnam, Alam Shah main sejak awal sampai akhir, tapi Ridhuan tampil sebagai pemain pengganti di akhir babak kedua. Saya tidak tahu, kenapa Ridhuan tidak masuk starter,” sebut Miro.
Lantaran porsi penampilan Ridhuan yang hanya beberapa menit itu, setelah menggantikan Khairul Amri, striker Singapura yang cedera, Miro mengkhawatirkan performa Ridhuan akan menurun saat kembali gabung dengan Arema.
Seperti halnya beberapa pemain Arema yang gabung di Timnas, seperti Kurnia Meiga, Yongki Ariwibowo dan Benny Wahyudi, menurut Miro tidak bagus jika lebih banyak duduk sebagia pemain cadangan. Sedangkan dua pemain lainnya, yaitu Zulkifli dan Ahmad Bustomi mendapat peluang tampil bersama Timnas Indonesia. (bua/jon)
Singapura akhirnya harus puas diperingkat tiga dengan empat poin, sedangkan Vietnam lolos ke semifinal sebagai juara grup bersama Philipina sebagai runner up. Philipina akan menghadapi Timnas Indonesia di babak semifinal nanti.
Menyusul tersingkirnya Singapura ini, pelatih Arema, Miroslav Janu berharap dua pilar asingnya itu segera bisa kembali ke Malang. Pasalnya, Alam Shah dan Ridhuan sudah lama tidak mengikuti program latihan Arema sejak gabung Timnas.
“Ya, Alam Shah dan Ridhuan harus cepat kembali ke Malang. Saya tidak tahu kapan, pengurus yang harusnya menghubungi mereka untuk cepat kembali, karena Singapura sudah selesai,” ungkap Miro kepada Malang Post, kemarin sore.
Pelatih asal Republik Ceko ini tak ingin keduanya terlalu lama meninggalkan latihan Arema. Seperti halnya saat Dendi Santoso kembali dari Timnas, Miro minta langsung bergabung untuk menyesuaikan dengan program latihannya.
Khusus untuk Alam Shah dan Ridhuan, Miro tampaknya tak bisa leluasa memantau kondisi perkembangan keduanya. Meski pada laga terakhir Singapura kemarin, Miro mengaku sempat menyaksikannya secara langsung melalui Star Sport TV.
“Ya, saya lihat pertandingan Singapura lawan Vietnam, Alam Shah main sejak awal sampai akhir, tapi Ridhuan tampil sebagai pemain pengganti di akhir babak kedua. Saya tidak tahu, kenapa Ridhuan tidak masuk starter,” sebut Miro.
Lantaran porsi penampilan Ridhuan yang hanya beberapa menit itu, setelah menggantikan Khairul Amri, striker Singapura yang cedera, Miro mengkhawatirkan performa Ridhuan akan menurun saat kembali gabung dengan Arema.
Seperti halnya beberapa pemain Arema yang gabung di Timnas, seperti Kurnia Meiga, Yongki Ariwibowo dan Benny Wahyudi, menurut Miro tidak bagus jika lebih banyak duduk sebagia pemain cadangan. Sedangkan dua pemain lainnya, yaitu Zulkifli dan Ahmad Bustomi mendapat peluang tampil bersama Timnas Indonesia. (bua/jon)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar