MALANG-Panpel Arema sukses menggelar uji coba pertama dalam masa rehat kompetisi. Laga persahabatan antara Arema menjamu Deltras Sidoarjo yang digelar di Stadion Gajayana Rabu (1/12) lalu berlangsung lancar dengan disaksikan sekitar 11 ribu penonton. Jumlah yang cukup tinggi untuk ukuran pertandingan sekelas uji coba.
Apalagi uji coba tersebut dilangsungkan di stadion yang bukan markas utama Arema. Selama beberapa musim terakhir, tim Singo Edan berkandang di Stadion Kanjuruhan. Aremania jelas lebih familiar menyaksikan laga tim pujaannya di stadion yang terletak di daerah Kepanjen, Kabupaten Malang tersebut.
Dari hasil laga pemanasan jelang lanjutan kompetisi itu, panpel Arema berhasil meraup pendapatan penjualan tiket sebesar Rp 103 juta. Angka yang lumayan, meski tidak terlalu besar. Mengingat uji coba lawan Deltras saat itu dilangsungkan di hari dan jam kerja, bukan akhir pekan, pihak panpel pun bisa memaklumi.
“Pertandingan kemarin (1/12) agak terpengaruh faktor hujan dan hari kerja. Jadi animo penonton sebenarnya masih kurang dibandingkan biasanya,” ungkap media officer Arema, Sudarmadji kepada Malang Post saat ditemui di Kantor Arema siang kemarin.
Selanjutnya, Arema akan kembali menggelar uji coba, kali ini untuk kedua kalinya sepanjang bulan Desember.
Tepatnya pada 14 Desember mendatang, menghadapi Persela Lamongan. Sama seperti laga uji coba pertama, pertandingan akan dihelat di Stadion Gajayana. Panpel menilai Stadion Gajayana layak untuk menggelar pertandingan di saat jam-jam kerja.
“Uji coba tanggal 14 nanti itu kan hari Selasa, juga masih jam kerja. Rasanya masih cocok bila digelar di Gajayana. Letaknya di tengah kota, jadi cukup stretegis,” tandas Sudarmadji.
Pada uji coba ketiga tanggal 18 Desember mendatang, menghadapi Persibo Bojonegoro, panpel membuka wacana bakal menggelar pertandingan di Stadion Kanjuruhan. Menurut Sudarmadji, hal ini dimaksudkan agar Aremania tidak jenuh dengan jadwal pertandingan persahabatan yang dilaksanakan di tempat yang sama saja. “Biar ada variasi. Jadi dua laga pertama di Gajayana, sedangkan dua lagi kemungkinan di Kanjuruhan,” imbuh pria asal Banyuwangi ini.
Stadion Kanjuruhan dipilih dengan pertimbangan bahwa pertandingan uji coba ketiga dilangsungkan pada hari Sabtu (18/12). Artinya panpel juga harus bersiap memilih stadion yang bisa menampung kuota penonton cukup besar, lantaran pertandingan di akhir pekan bakal menyedot animo penonton lebih banyak lagi.
“Stadion Kanjuruhan memiliki kapasitas memadai untuk menampung Aremania dalam jumlah besar. Tentu ini menjadi salah satu pertimbangan untuk menggelar pertandingan akhir pekan di sana,” pungkas Sudarmadji. (tom/jon/malangpost)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar