Jumat, 03 Desember 2010

Latihan Berat di Bali

MALANG-Rombongan Arema bakal bertolak ke Bali besok (4/11) pagi. Sesuai agenda, para penggawa Singo Edan bakal melakoni training center (TC) selama satu pekan penuh. Terhitung sejak menginjakkan kaki di pulau dewata, hingga Sabtu (11/12) mendatang. Sejumlah program TC telah disiapkan oleh tim pelatih.
Awak rombongan berangkat dari mes Arema di kawasan Jalan Semeru menuju bandara Juanda Surabaya via perjalanan darat. Sebelum akhirnya pesawat yang mengangkut rombongan tim arahan pelatih Miroslav Janu take off sekitar pukul 13.00 WIB. Sesampainya di tujuan, seluruh pemain, tim pelatih dan official tampaknya tidak bisa lama bersantai. Rangkaian program pemusatan latihan telah disusun, yang tentunya menyita waktu yang padat.
Namun begitu, head coach Miroslav Janu masih bungkam soal program apa saja yang akan diberikan kepada anak asuhnya di Bali nanti. Pelatih asal Ceko itu enggan menanggapi pertanyaan terkait materi latihan timnya di pulau dewata. Janu juga tidak memberi bocoran sedikit pun kepada para pemainnya.
Menurut asisten pelatih Joko Susilo, hal itu memang sengaja dilakukan Miro. Bukan hanya kepada anak asuhnya saja, bahkan terhadap para asisten pelatihnya.
“Pelatih kepala yang lebih paham. Karena dia yang atur. Pemain juga tidak diberi tahu,” ujar mantan penyerang Arema itu kepada Malang Post usai recovery tim di Family Club Araya, pagi kemarin.
Masih menurut asisten pelatih yang akrab dipanggil Gethuk itu, program TC sengaja dirahasiakan oleh Miro karena alasan khusus. Miro tak ingin seluruh pemainnya down sebelum berlatih.
“Kalau TC ya jelas latihan fisik yang menguras stamina. Tapi supaya anak-anak tidak berpikir macam-macam sebelum mulai TC, jadi lebih baik tidak usah dirinci apa saja programnya. Supaya mereka tidak down duluan,” tandasnya.
Seluruh pemain Arema dipastikan ikut dalam TC kali ini, kecuali beberapa pilar yang masih membela timnas di ajang Piala AFF. Beberapa nama dipastikan absen dalam pemusatan latihan di Bali, yaitu Zulkifly Syukur, Benny Wahyudi, Achmad Bustomi, Yongki Aribowo serta penjaga gawang Kurnia Meiga. Plus penggawa asal Singapura, yaitu Noh Alam Shah dan M Ridhuan.
Selain seluruh pilar dari tim senior, jajaran pelatih akan mengajak serta dua penggawa dari tim U-21. Keduanya adalah Gilang Didik Permadi dan Andi Fatturochman. Mereka bakal ikut ambil bagian melakoni seluruh program TC yang diagendakan. Sama halnya pemain tim senior, baik Gilang dan Andi jelas akan digenjot fisiknya selama di Bali nanti. (tom/jon/malangpost)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar