BALI - AFC Champions League atau Liga Champion Asia 2011 baru akan digelar awal Maret nanti. Tepatnya untuk laga perdana Arema, dijadwalkan menghadapi tim asal Jepang, Cerezo Osaka pada tanggal 2 Maret mendatang.
Namun pelatih Arema, Miroslav Janu mulai berburu rekaman pertandingan calon lawannya itu. Khususnya rekaman pertandingan Cerezo Osaka saat tampil di kompetisi Liga Jepang, atau J-League musim kemarin.
‘’Saya tidak mungkin datang ke Jepang untuk melihat pertandingan Cerezo Osaka, jadi mulai sekarang saya harus cari rekaman pertandingannya. Sudah tidak ada waktu lagi,’’ ungkap Miro menganggap rekaman itu penting untuk persiapan timnya.
Menurut pelatih asal Republik Ceko ini, mendapatkan rekaman pertandingan calon lawan itu adalah sesuatu yang lumrah. Pasalnya, tim lawan juga akan mencari rekaman pertandingan tim Arema.
Bahkan ada kemungkinan, manajemen Cerezo Osaka bakal mengirimkan utusan mereka untuk memata-matai permainan Arema. Itu juga yang dilakukan tim lawan saat Arema tampil di LCA tahun 2007 lalu.
Sementara Miro dengan alasan anggaran, tidak memungkinkan untuk melakukan cara serupa dengan datang langsung ke Jepang untuk melihat calon lawannya. Satu-satunya cara adalah dengan mempelajari lewat rekaman pertandingannya.
‘’Sudah biasa untuk mendapatkan rekaman pertandingan lawan, mungkin bisa cari dari televisi di Jepang yang menyiarkan Liga Jepang,’’ sebut Miro yang sudah memesan rekaman Cerezo Osaka itu pada manajemen Arema.
Mantan pelatih Slavia Praha ini menyarankan manajemen Arema untuk mendapatkan rekaman pertandingan itu lewat travel atau biro perjalanan wisata. Tak hanya pertandingan Cerezo Osaka, Miro juga berharap rekaman yang lain.
Selain Arema dan Cerezo Osaka, dua tim lainnya yang tergabung di grup G berdasarkan hasil drawing LCA di Malaysia, Selasa (7/12) lalu yaitu Shandong Luneng (China) dan Jeonbuk Hyundai Motors (Korea Selatan).
‘’Ini bukan kompetisi kampung, kita harus mempersiapkan dengan baik, termasuk mempelajari rekaman pertandingan mereka,’’ terang Miro yang tahun 2007 lalu juga mendampingi tim Arema di LCA.
Tak cukup mencari rekaman pertandingan Cerezo Osaka, pelatih yang terkenal disiplin untuk urusan fisik ini juga mulai mencari data perihal cuaca di kota Osaka, Jepang. Seperti yang dilakukannya melalui ponsel salah satu pemain Arema.
Kebetulan, ponsel milik Chmelo Roman bisa memantau kondisi cuaca di beberapa kota besar di dunia secara online. Miro pun meminta gelandang Arema asal Sloavakia ini untuk melihat cuaca di Kota Osaka.
‘’Hari ini cuaca di Osaka plus 10, tapi kemarin saya lihat minus 6, jadi disana memang musim dingin,’’ ungkap Roman menunjukkan suhu di kota Osaka yang bisa dibawah nol derajat Celsius.
Miro pun meyakinkan, dalam kondisi suhu plus 10 derajat Celsius saja, pemain Arema dipastikan bakal kedinginan, apalagi sampai minus. Untuk itu, persiapan untuk itu sangat diperlukana timnya demi hasil maksimal.
‘’Dalam suhu seperti itu, kita bisa terkendala, dan mungkin kita tidak bisa main karena kedinginan. Sedangkan kita tidak ada waktu untuk adaptasi, karena kita ada waktu sehari sebelum pertandingan, itu bisa ganggu kondisi tubuh pemain,’’ yakin Miro.
Secara umum, pelatih yang juga pernah menukangi PSM Makassar tahun 2005 ini mengaku, kualitas tim yang bakal bersaing di grup G ini tak jauh beda. Meski juga tak dipungkirinya, kualitas kompetisi di masing-masing negara ini berbeda.
Sehingga Miro memilih untuk tak mematok target timnya di ajang kompetisi paling bergengsi ini. Apalagi banyak faktor non teknis yang bisa mempengaruhi hasil Arema, termasuk adanya kendala anggaran untuk Singo Edan. (bua/avi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar