BALI-Disaat tarik ulur Arema dengan pihak Liga Primer Indonesia belum ada solusi yang pasti, tim kebanggaan Aremania ini siap-siap untuk dibagi dua. Namun bukan berarti Arema akan tampil di dua kompetisi berbeda, Indonesia Super League dan LPI.Melainkan Arema dibagi dua untuk dua even ujicoba berbeda, satu di Padang dan satu lagi di Tarakan. Arema telah memastikan berangkat ke Padang untuk laga amal menghadapi Semen Padang, dan mendapat lampu hijau untuk turnamen di Tarakan. Menurut keterangan Pelaksana Harian PT Arema Indonesia, Abriadi Muhara, Arema dipastikan dijamu Semen Padang di stadion H. Agus Salim, Padang pada 22 Desember mendatang, sedangkan turnamen di Tarakan, 19-26 Desember.“Kita sudah pastikan memenuhi undangan Semen Padang, tanggal 22 Desember nanti. Sekarang kita tinggal menunggu surat resmi dari pihak Semen Padang,” ungkap Abriadi saat mendampingi tim Arema sebelum berangkat ke Bali, kemarin siang.
Menurut keterangan pria yang juga Ketua Panpel Arema ini, pihak Semen Padang telah siap untuk menanggung semua kebutuhan tim Arema selama laga amal. Namun lantaran ini laga amal, Arema tak mematok match fee yang tinggi.“Kebetulan untuk laga amal ini, hanya tim Arema yang siap untuk memenuhi undangan Semen Padang. Untuk kepastian kita berangkat ke Padang nanti, kita masih menunggu surat dari manajemen Semen Padang itu,” terang Abriadi.
Menyusul kepastian berangkatnya Arema ke Padang ini, membawa resiko laga ujicoba Arema menghadapi Persijap Jepara yang dijadwalkan 22 Desember mendatang terpaksa harus berubah, dan rencananya digeser tanggal 27 Desember nanti.“Ya, untuk ujicoba lawan Persijap kita geser tanggal 27 Desember, sedangkan untuk tawaran ujicoba di Tarakan itu rencananya digelar 19 sampai 26 Desember, dan ini adalah pertandingan turnamen segi empat,” sebut Abriadi.
Khusus undangan turnamen di Tarakan ini adalah untuk merayakan hari ulang tahun Kota Tarakan sekaligus sebagai persiapan tim tuan rumah, Gelora Putra Paguntaka untuk tampil di ajang kompetisi Divisi III Nasional. Tiga Liga Super yang diundang untuk turnamen segi empat ini adalah Arema, Persiba Balikpapan dan PSM Makassar. Menurut rencana, Arema akan membawa pemain yang selama ini duduk sebagai cadangan, plus beberapa pemain Arema U-21.
Pasalnya tim inti Arema sudah dipersiapkan untuk laga amal di Padang. Meski pihak panitia dari Tarakan mengajukan syarat, agar tim Arema yang bakal menurunkan tim cadangannya itu harus mengikutsertakan satu pemain asing Arema ke Tarakan.
“Karena kita akan melakukan dua ujicoba berbeda di Padang dan Tarakan itu, kita akan membagi tim menjadi dua, satu tim ke Padang dan satu lagi ke Tarakan. Kita masih akan membahasnya lagi dengan pelatih,” jelas Abriadi.Pria asal Makassar ini meyakinkan, meski tim Arema harus dibagi dua, tidak akan menganggu program ujicoba Arema. Termasuk saat menjamu Persijap, 27 Desember nanti, Arema akan menurunkan tim yang datng dari Padang.“Sekarang kita menunggu surat resmi dari pihak Tarakan sekaligus menunggu kepastian dari pelatih perihal rencana pembagian tim Arema jadi dua ini,” pungkas Abriadi kepada Malang Post. (bua/nug/malangpost)
Menurut keterangan pria yang juga Ketua Panpel Arema ini, pihak Semen Padang telah siap untuk menanggung semua kebutuhan tim Arema selama laga amal. Namun lantaran ini laga amal, Arema tak mematok match fee yang tinggi.“Kebetulan untuk laga amal ini, hanya tim Arema yang siap untuk memenuhi undangan Semen Padang. Untuk kepastian kita berangkat ke Padang nanti, kita masih menunggu surat dari manajemen Semen Padang itu,” terang Abriadi.
Menyusul kepastian berangkatnya Arema ke Padang ini, membawa resiko laga ujicoba Arema menghadapi Persijap Jepara yang dijadwalkan 22 Desember mendatang terpaksa harus berubah, dan rencananya digeser tanggal 27 Desember nanti.“Ya, untuk ujicoba lawan Persijap kita geser tanggal 27 Desember, sedangkan untuk tawaran ujicoba di Tarakan itu rencananya digelar 19 sampai 26 Desember, dan ini adalah pertandingan turnamen segi empat,” sebut Abriadi.
Khusus undangan turnamen di Tarakan ini adalah untuk merayakan hari ulang tahun Kota Tarakan sekaligus sebagai persiapan tim tuan rumah, Gelora Putra Paguntaka untuk tampil di ajang kompetisi Divisi III Nasional. Tiga Liga Super yang diundang untuk turnamen segi empat ini adalah Arema, Persiba Balikpapan dan PSM Makassar. Menurut rencana, Arema akan membawa pemain yang selama ini duduk sebagai cadangan, plus beberapa pemain Arema U-21.
Pasalnya tim inti Arema sudah dipersiapkan untuk laga amal di Padang. Meski pihak panitia dari Tarakan mengajukan syarat, agar tim Arema yang bakal menurunkan tim cadangannya itu harus mengikutsertakan satu pemain asing Arema ke Tarakan.
“Karena kita akan melakukan dua ujicoba berbeda di Padang dan Tarakan itu, kita akan membagi tim menjadi dua, satu tim ke Padang dan satu lagi ke Tarakan. Kita masih akan membahasnya lagi dengan pelatih,” jelas Abriadi.Pria asal Makassar ini meyakinkan, meski tim Arema harus dibagi dua, tidak akan menganggu program ujicoba Arema. Termasuk saat menjamu Persijap, 27 Desember nanti, Arema akan menurunkan tim yang datng dari Padang.“Sekarang kita menunggu surat resmi dari pihak Tarakan sekaligus menunggu kepastian dari pelatih perihal rencana pembagian tim Arema jadi dua ini,” pungkas Abriadi kepada Malang Post. (bua/nug/malangpost)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar